Pentingnya Kegiatan Internal Audit dalam Penerapan ISO

Sertifikasi ISO merupakan salah satu jalan yang ditempuh oleh perusahaan untuk menjamin keberhasilan sistem manajemen. Perusahaan yang meningkatkan kualitas sistem manajemen secara tidak langsung pula akan meningkatkan kepuasan konsumen. Penerapan ISO di perusahaan tidak dapat diperoleh hasilnya dengan mudah, melainkan harus melalui beberapa tahapan yang membutuhkan konsistensi dari semua pihak dalam perusahaan, hingga akhirnya akan meningkatkan kepuasan konsumen.

Salah satu tahapan yang harus dilalui suatu perusahaan yang menerapkan ISO adalah internal audit. Internal audit merupakan bagian pengecekan dari siklus PDCA, sehingga internal audit adalah proses pemeriksaan yang dilakukan oleh internal perusahaan terhadap kesesuaian pelaksanaan sistem manajemen berstandar ISO yang sudah dibangun oleh perusahaan. Klausul dalam ISO juga terdapat kewajiban perusahaan untuk melaksanakan internal audit.

Tim internal audit harus memiliki syarat agar dapat menjadi auditor. Ada beberapa kode etik yang harus dimiliki auditor, antara lain obyektif terhadap penilaian, dapat mengungkapkan seluruh hasil penilaian, serta memiliki kemampuan untuk meningkatkan efektivitas dan kualitas pelaksanaan internal audit. Pelatihan merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kompetensi tim auditor. Dalam pelatihan internal audit, auditor akan diberi pelatihan tentang pemahaman menyeluruh dan keterampilan teknis untuk menjadi auditor sesuai standar sistem manajemen. Pelatihan akan membentuk auditor yang mampu merencanakan dan melaksanakan internal audit sesuai dengan standar ISO.

Tujuan dari kegiatan internal audit sendiri, adalah :

  1. Memastikan penerapan sistem manajemen mutu akan memberikan manfaat bagi perusahaan, seperti efektifitas dan efisiensi dana yang digunakan
  2. Memastikan komitmen seluruh pihak dalam perusahaan untuk menjalankan ISO sehingga target kepuasan konsumen dapat tercapai
  3. Memastikan seluruh pihak dalam perusahaan memahami prosedur dan pelaksanaan sistem manajemen yang telah ditetapkan
  4. Mengidentifikasi peluang untuk meningkatkan kualitas perusahaan, termasuk identifikasi kebutuhan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi perusahaan
  5. Memberikan penilaian dan masukan kepada Top Management tentang kinerja sistem manajemen pada perusahaan

Dalam mencapai tujuan internal audit, dokumentasi informasi sangat penting, sehingga dapat dilakukan langkah selanjutnya untuk perbaikan. Dokumentasi internal audit tersebut antara lain :

  1. Program Audit
  2. Jadwal Audit
  3. Absen Audit
  4. Ceklist Audit
  5. Laporan Audit
  6. Tindak Lanjut Audit
  7. Rekap/ Monitoring Tindak Lanjut Audit

 

Waktu yang dibutuhkan untuk internal audit dilakukan secara intensif sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan perusahaan. Namun di luar jadwal tersebut dapat dilakukan penambahan jadwal. Hal tersebut berkaitan dengan masalah yang ditemui dalam pelaksanaan internal audit. Pelaksanaan Internal Audit yang intensif mendorong perusahaan untuk mengetahui secara lebih dini setiap penyimpangan yang terjadi dalam penerapannya. Sehingga dapat disimpulkan bahwa internal audit adalah kegiatan yang penting dalam rangkaian pelaksanaan ISO. Internal auditor pun berasal dari dalam perusahaan sehingga perusahaan akan memiliki orang-orang yang berkompeten dalam kegiatan audit. Selain klausul dalam ISO mewajibkan, laporan dari hasil internal audit akan menjadi bahan evaluasi dan perbaikan bagi perusahaan untuk waktu selanjutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *