Peran Standar ISO dalam Menangani Perubahan Iklim: Solusi Nyata untuk Indonesia dan Dunia

Perubahan iklim (Climate change) merupakan salah satu isu yang telah ada dan akan terus membutuhkan atensi dunia. Ini tentu tidak lain karena dampak dari perubahan iklim akan sangat mempengaruhi kelangsungan kehidupan manusia dalam jangka panjang. Salah satu dampak yang terasa adalah penngkatan suhu bumi yang rata-rata mencapai 1,40 derajat Celcius di tahun 2023.
Kondisi seperti ini bukan hanya menjadi ancaman bagi Indonesia, namun juga menjadi isu dunia. Untuk mengatasi dampak climate change yang semakin besar, diperlukan sebuah standar yang tepat. Standar ISO merupakan salah satu regulasi yang mempu memberikan solusi berkelanjutan yang harus diterpkan oleh berbagai organisasi seluruh dunia untuk mencegah dampak iklim yang semakin ekstrem.
Perubahan Iklim: Tantangan Global dan Lokal
- Penyebab perubahan iklim. Faktor utama yang menjadi penyebab perubahan iklim adalah efek gas rumah kaca, yang dihasilkan oleh aktivitas manusia, seperti penggunaan bahan bakar fosil, penebangan hutan, dan limbah industri. Gas rumah kaca ini menyebabkan pemanasan global yang meningkatkan suhu bumi selama bertahun- tahun.
Ilustrasi 1. Penyebab Peningkatan Emisi Gas Rumah Kaca

Sumber: climate.ec.europa.eu
- Dampak perubahan iklim di Indonesia. Fenomena climate change juga memberikan tekanan yang berat terhadap degradasi lingkungan di Indonesia. Peristiwa bencana alam seperti banjir, tanah lingsor, kebakaran hutan, hingga kelangkaan sumber daya air atau kekeringan mencapai intensitas tinggi selama beberapa tahun terakhir.
- Fakta perubahan iklim terbaru. Laman BMKG merilis data resmi terkait monitoring suhu rata-rata bulan Maret 2025. Suhu udara rata-rata bulan Januari 2025 di Indonesia adalah 270C, secara umum Indonesia mengalami kenaikan suhu udara sebesar 0,30C dibanding normalnya. Selain itu, kenaikan suhu udara tertinggi terjadi di Stasiun Geofisika Bandung – Kota Bandung, sebesar 1,10C.
Standar ISO dan Peranannya dalam Isu Perubahan Iklim
ISO adalah sebuah organisasi standarisasi internasional yang mengeluarkan panduan atau pedoman untuk diterapkan oleh semua organisasi secara global. Standar ini mencakup seluruh sektor dan aspek kehidupan, termasuk aspek lingkungan. Sebagai organisasi standarisasi terbesar, ISO berperan secara aktif dalam mendukung program keberlanjutan lingkungan dalam SDGs PBB. Standar ISO memainkan peranan penting dalam membentuk respon global terhadap isu lingkungan.
Standar ISO menawarkan kerangka kerja yang komprehensif, mereka mendorong organisasi untuk mengukur, mengelola, dan melaporkan secara efektif dampak operasional mereka terhadap lingkungan. Tujuannya adalah untuk memfasilitasi perubahan menuju masa depan yang lebih berkelanjutan.
Standar ISO yang Relevan
ISO telah mengeluarkan beberapa standar yang berperan untuk menanggulangi dampak climate change ini, yaitu:
- ISO 14001 Sistem Manajemen Lingkungan
ISO 14001 menyediakan kerangka kerja bagi organisasi untuk mendesain dan mengimplementasikan sistem manajemen lingkungan dan meningkatkan performa lingkungan secara berkelanjutan. Baca selengkapnya tentang Cara Mendapatkan Sertifikasi ISO 14001:2015 untuk Perusahaan - ISO 50001 (Manajemen Energi)
ISO 50001 didasarkan pada model sistem manajemen terkait peningkatan berkelanjutan, standar ini juga digunakan untuk standar populer lainnya seperti ISO 9001 atau ISO 14001. Dengan standar ini, organisasi akan lebih mudah untuk mengintegrasikan manajemen energi ke dalam upaya menyeluruh untuk meningkatkan kualitas dan manajemen lingkungan. - ISO 14064 (Gas Rumah Kaca)
ISO 14064 menyediakan alat terpadu bagi organisasi untuk mengukur, mengkuantifikasi, dan mengurangi Emisi Gas Rumah Kaca (GRK) serta mencapai netralitas karbon. Untuk menentukan inventarisasi jejak karbon membutuhkan pemahaman tentang sumber emisi, pengumpulan data yang relevan, dan penerapan sistem manajemen GRK yang efektif. Untuk itulah standar ini diperkenalkan oleh ISO.
Manfaat Penerapan Standar ISO untuk Mengatasi Perubahan Iklim
Apabila organisasi berkomitmen menerapkan standar ISO, maka organisasi akan memperoleh berbagai manfaat diantaranya:
- Pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca:
ISO 14064 memberikan kerangka kerja untuk mengukur, melaporkan, dan memverifikasi emisi gas rumah kaca, membantu organisasi mengurangi jejak karbon di atmosfer. - Peningkatan Kinerja Lingkungan:
ISO 14001 mendorong organisasi untuk mengidentifikasi dan mengelola dampak lingkungan mereka, termasuk emisi gas rumah kaca, yang berkontribusi pada peningkatan kinerja lingkungan secara keseluruhan. - Peningkatan Ketahanan:
Dengan mempertimbangkan dampak perubahan iklim dalam sistem manajemen, organisasi dapat meningkatkan ketahanan mereka terhadap risiko terkait iklim dan memastikan kelangsungan operasi. - Peningkatan Keberlanjutan:
Penerapan ISO mendorong praktik bisnis berkelanjutan, mengurangi dampak lingkungan, dan meningkatkan kepercayaan pemangku kepentingan. - Kepatuhan Peraturan:
Standar ISO berfungsi sebagai kerangka kerja yang diakui secara internasional untuk menunjukkan kepatuhan terhadap peraturan dan persyaratan lingkungan terkait perubahan iklim. - Keunggulan Kompetitif:
Dengan menerapkan standar ISO, organisasi akan memiliki keunggulan kompetitif. Sebab, saat ini sudah semakin banyak konsumen dan investor yang memprioritaskan keberlanjutan dan aksi iklim.
Organisasi yang mampu menjalankan kegiatan operasional sesuai pedoman standar ISO, menunjukkan komitmen yang sangat positif. Bukan hanya dapat meningkatkan citra ataupun keunggulan kompetitif organisasi, tapi penerapan standar ISO ini bisa memberikan dampak nyata untuk menjaga bumi yang kita tinggali. Trust Consultant dapat menjadi partner yang tepat untuk mengimplementasikan ISO 14001, ISO 50001, atau ISO 14064. Konsultasi gratis sekarang juga!
=====================================================================================
Sumber Referensi:
- Detik. 15/04/2025. Jeritan Kades di Lutim Usai Minum Air Aki yang Dimasukkan Ibunya ke Kulkas. Diakses pada 21/04/2025. https://www.detik.com/sulsel/berita/d-7869208/jeritan-kades-di-lutim-usai-minum-air-aki-yang-dimasukkan-ibunya-ke-kulkas
- Indonesia Environment & Energy Center. Apa itu B3 ? Apa saja Simbolnya?. Diakses pada 21/04/2025. https://environment-indonesia.com/articles/apa-itu-b3-apa-saja-simbolnya/
- Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Direktorat Pengelolaan B3. Pengertian B3. Diakses pada 21/04/2025. https://sib3pop.menlhk.go.id/articles/view?slug=informasi-b3
=====================================================================================
Penulis : (S)
0 Comments